Sumber: Catatan Han

Susah nya…
Menyatukan antara Hati, Otak, dan MulutView more[>>]

Serius...ini adalah salah satu kesulitan yang belum bisa saya pecahkan
Paling akhirnya...ika terjadi petentangan diantara mereka (Otak, Hati, dan Mulut)
Saya Cuma bisa ”membatin” (karena entah saya harus menggunakan organ apa lagi untuk menyatakan hal tersebut)...”Ya wes....terserah...kita lihat bareng aja besok....mana yang mendekati kemungkinannya”

Eiiitsss.....mungkin anda sedang bertanya-tanya...
Itu Hati....milik saya
Otak juga punya saya
Mulut pun punya saya juga
Lha kok bisa.....saya tidak bisa menyatukan/mengatur mereka supaya bisa bekerja sama dengan baik.....

Jawabannya adalah....”Entah lah saya tidak tahu”
Mungkin saya sedikit iri dengan orang yang memiliki
Hati yang tidak berperasaan
Otak yang tidak selalu berpikir
Serta Mulut yang tidak selalu bicara
.................

Ada saat dimana....Sang Hati merasakan sesuatu
Kemudian dibantah Sang Otak......
Dan terucap yang berbeda oleh Si Mulut

Nah....yang kasihan ini si Mulut
Kata Hati.....”Mulut...kamu harus bicara jujur.....kamu harus memperhatikan perasaanku”
Kata Otak....”Mulut....klo kamu bicara harus dipikir dulu, tidak semua hal yang ada harus kamu bicarakan yang sejujurnya...pikirkan lah baik2 dulu sebelum bicara”

Ketika sang Mulut.....akan berbicara....dia pun meminta pertanggungjawaban
Terhadap Hati dan Otak.....dan hasilnya.....mereka sama-sama mau bertanggung jawab
Sama-sama bersedia menangung resiko....sama-sama berkeras kepala untuk menegakkan pendapat nya masing-masing
Maka bingung lah dia.....Terus kata si Mulut.....
”Tolong yah....siapa gitu yang bisa menyatukan antara Otak dan Hati.....Perasaan dan Logika...biar gw ga bingung kaya begini”

Akhirnya karena bingung...Sang Mulut pun mengeluarkan kata dan kalimat
Yang sungguh berbeda dengan Impian Hati dan Harapan Otak

Lalu.....sudah begitu....salah siapa?
Salah Hati yang terlalu banyak berperasaan....?!
Atau kah salah si Otak yang terlalu banyak berpikir.....?!

Tangerang, 24 Januari 2010, Pkl 23:14 Wib

**ditulis di saat Hati, Otak, dan Mulut....tak bisa disatukan
Sehingga harapan satu-satu nya....tertuju kepada Sang Jantung
Wahai Jantung.....apa nasehat dari mu saat ini...?!