Rasulullah saw bersabda,

“Tiadalah kalian dibantu dan diberi rezeki kecuali oleh orang yang lemah di antara kalian.” (Hr.Sa’d bin Abu Waqas ra)

dari hadis rasululah ini, diharapkan kita memiliki kesadaran. Bahwa kita sebagai manusia adalah saling melengkapi. Adanya orang kaya sudah barabg tentu adanya orang miskin. Jadi kehidupan kita ini adalah kehidupan yang kompleks masyarakatnya.


View more[>>]


Kalau kita ditakdirkan Allah menjadi orang kaya. Maka kita wajib membantu saudara kita yang kekurangan harta, miskin, faqir dan lemah. Perbuatan memikirkan orang yang lain adalah salah satu bentuk dari kecerdasan social. Yang mana dari belaskasihan kita terhadap mereka bisa mengurangi kesediahan dan meringankan bebannya. Dan memberikan motivasi kepada mereka bahwa dia adalah saudara kita.

Allah memberi rezeki sesuai dengan kebutuhan kita. Dan Allah tidak salah dalam membagi rezeki para hamba-Nya. Kalau kita diberi rezeki yang lebih maka sebaiknya kita infakakan kepada orang yang sangat membutuhkan. Orang lemah atau miskin menjadi sebab Allah menurunkan dan memberikan rezeki kepada para hambanya. Jadi kalau di sekitar tempat tinggal kita ada orang lemah yang membutuhkan bantuan, maka tugas kitalah untuk mengulurkan tangan.

Jangan menolak orang yang meminta

Sering kita jumpai para pengemis meminta-minta dirumah kita. Janganlah karena seringnya mereka meminta menjadikan kita bosan dan enggan memberinya lagi. Tapi dengan penuh belas kasih kita beri agar ia menjadi senang. Kurang baik jika kita menolak orang yang meminta selagi kita mempunyai sesuatu untuk diberikan. Kalaupun tidak ada uang, yang dengan makanan. Kalau kita memang tidak punya uang atau makanan. Ya kita menejelaskan kepada mereka dengan kata-kata yang arif, lembut dan bijak.

Allah akan membalas apa yang kita berikan kepada orang lain. Allah adalah Mahapembalas kebaikan para hamba-Nya. Allah pasti memberikan berlipatlipat pahala. Yang akan diberikan-Nya baik di dunia mapupun di akherat kelak.

Maka dari itu sudah sepatutnya bagi kita untuk memikirkan nasib orang lain. Kalua tetangga kita ada yang tidak bias makan. Kita beri mereka makan. Kalau tetangga kita ada yang yatim, mak kita santuni mereka dengan penuh kasih saying. Kalau tetangga kita ada yang tidak bisa sekolah mka kita sekolahkan. Semua itu kita dasari karena mengharap ridla Allah azza wa jalla.